Pengertian Remaja, Peranan Remaja, dan Tanggung Jawab Remaja
A.Pengertian Remaja
Adalah masa dimana peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa, yang telah meliputi semua perkembangan yang dialami sebagai persiapan memasuki masa dewasa.
a.Pengertian Remaja Menurut Para Ahli
1. Menurut Sofia & Adiyanti, (2013)
Remaja ialah masa perubahan atau peralihan dari anak-anak ke masa dewasa yang meliputi Perubahan biologis, Perubahan psikologis, dan Perubahan sosial.
2. Menurut King (2012)
Merupakan perkembangan yang merupakan masa transisisi dari anak-anak menuju dewasa. Masa ini dimulai sekitar pada usia 12 tahun dan berakhir pada usia 18 sampai 21 tahun.
3. Menurut Monks (2008)
Merupakan masa transisi dari anak-anak hingga dewasa, Fase remaja tersebut mencerminkan cara berfikir remaja masih dalam koridor berpikir konkret, kondisi ini disebabkan pada masa ini terjadi suatu proses pendewasaan pada diri remaja.
b. Tahap - tahap Perkembangan dan Batasan Remaja
Berdasarkan proses penyesuaian menuju kedewasaan, ada 3 tahap perkembangan remaja yaitu: Soetjiningsih (2010) :
I.Remaja awal (Early adolescent)
umur 12-15 tahun
II.Remaja madya (middle adolescent)
berumur 15-18 tahun
III.Remaja akhir (late adolescent) berumur 18-21 tahun
I. Pengertian Remaja Awal
Seorang remaja pada tahap ini akan terjadi perubahan-perubahan yang terjadi pada tubuhnya sendiri
dan yang akan menyertai perubahan-perubahan itu, mereka mengembangkan pikiran-pikiran
baru sehingga, cepat tertarik pada lawan jenis, mudah terangsang secara erotis, dengan dipegang
bahunya saja oleh lawan jenis ia sudah akan berfantasi erotik.
II. Pengertian Remaja madya
Tahap ini membutuhkan kawan-kawan, senang jika banyak teman yang mengakuinya. Ada
kecenderungan mencintai pada diri sendiri, dengan menyukai teman-teman yang sama dengan dirinya,
selain itu ia berada dalam kondisi kebingungan karena tidak tahu memilih yang mana peka atau tidak
peduli, ramai-ramai atau sendiri, optimis atau pesimistis, idealitas atau materialis, dan sebagainya.
III. Pengertian Remaja akhir
Tahap ini merupakan dimana masa konsulidasi menuju periode
dewasa dan ditandai dengan pencapaian 5 hal yaitu:
1) Minat makin yang akan mantap terhadap fungsi intelek.
2) Egonya akan mencari kesempatan untuk bersatu dengan orang lain dan dalam pengalaman
penglaman baru.
3) Terbentuk identitas seksual yang tidak berubah lagi
4) Egosentrisme (terlalu mencari perhatian pada diri sendiri) diganti dengan keseimbangan dan
kepentingan diri sendiri dengan orang lain.
5) Tumbuh “dinding” yang memisahkan diri pribadinya (privateself).
B.Peranan Remaja
Sebagai remaja, tentu waktu yang kamu habiskan bersama teman sebaya akan semakin lebih
banyak dibandingkan bersama keluarga. Ada keinginan menggebu untuk mengeksplorasi diri melalui
lingkaran pertemanan yang kamu miliki. Hal ini bukan berarti bahwa peranan Sobat Remaja sebagai
anggota keluarga terhenti begitu saja. Sebenarnya kamu masih bisa menggali potensi diri melalui
organisasi terkecil ini melalui peran sebagai berikut.
1.Penyumbang Tenaga dalam Keluarga
Berapa pun usia kalian saat ini, peranan seorang remaja dalam keluarga tidak bisa di lepaskan begitu
saja. karena kalian masih membutuhkan keluarga dan belum bisa bertanggung jawab sepenuhnya
terhadap diri sendiri dan orang lain. Hal sederhana untuk bisa berperan dalam keluarga adalah kalian
belajar meringankan beban orang tua yang berkaitan denganmu.
misalnya : Merapikan kamar tidur sendiri, mencuci pakaian dan mencuci piring sendiri dst.
2.Teman Berbagi
Begitu menginjak usia remaja akan timbul keinginan untuk di dengar yang lebih besar dari
sebelumnya. fase ini sebaiknya kalian manfaatkan sebagai teman berbagi untuk orang tua dengan
menjadi partner diskusi yang menyenangkan bagi mereka. kalian berhak memberikan saran dan
masukan kepada orang tua dengan menggunakan kata yang sopan santun dengan disesuaikan dengan
kapasitas yang kalian punya. dengan begitu tidak menutup kemungkinan orang tua akan menaruh
kepercayaan terhadap kalian dan senang melibatkan dalam mengambil keputusan.
Sekolah merupakan lembaga pendidikan yang mempunyai peraturan. Setiap siswa harus menaati peraturan tersebut sebagai wujud tanggung jawab.Peraturan yang dibuat bertujuan untuk memberikan sikap disiplin bagi semua anggota sekolah termasuk siswa dan para guru serta staff di sekolah tersebut.

Komentar
Posting Komentar